POST

Gagasan Utama pada kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat pada dasarnya adalah kalimat tunggal yang salah satu fungsinya diperluas dan perluasannya itu membentuk sebuah pola klausa. Di dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat klausa utama (klausa bebas) den klausa terikat. Dengan demikian, dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat gagasan utama dan gagasan bawahan (gagasan penjelas). Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa gagasan utama tidak Read more

POST

Penggunaan Tanda Titik pada Ejaan

Tanda Titik (.) 1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. contoh: Saya suka makan nasi. Sebuah kalimat diakhiri dengan titik. Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan. Cara ini dilakukan dalam penulisan karya ilmiah. 2. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. contoh: Irwan S. Gatot Read more

POST

Gagasan utama kalimat

Gagasan utama atau pikiran pokok kalimat adalah amanat/informasi yang terpenting yang terkandung dalam sebuah katimat. Gagasan utama kalimat dinyatakan dengan pola S-P atau pola S-P-O. Gagasan utama dinyatakan dengan pola S-P dalam kalimat nominal dan kalimat verbal intransitif ~Sedangkan pada kalimat verbal transitif gagasan utama dapat dinyatakan dengan pola S-P-O atau S-P saja. Contoh: Amir Read more

POST

Penulisan Kata pada Ejaan

Berikut adalah ringkasan pedoman umum penulisan kata. Kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. Contoh: Ibu percaya bahwa engkau tahu. Kata turunan (lihat pula penjabaran di bagian Kata turunan) Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasar. Contoh: bergeletar, dikelola [1]. Jika kata dasar berbentuk gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang Read more

POST

Pengertian Kata Ulang

Kata Ulang Kata yang mengalami perulangan kata sebagian atau seluruhnya dan mengakibatkan makna yang berbada-beda. Macam-Macam Kata Ulang Kata ulang dibagi menjadi 4 macam, yakni: 1. Kata Ulang Utuh (K.U. Dwilingga), yakni perulangan kata yang dialami oleh seluruh kata dasar. Contoh: a. anak-anak b. rumah-rumah 2. Kata Ulang Sebagian (K.U. Dwipurwa), yakni perulangan kata yang Read more