Gangguan Kepribadian Narsistik

Ditandai oleh meningkatnya rasa kepentingan diri dan perasaan kebesaran yang unik. Sering ada afek depresif, sering juga ada perhatian terhadap diri sendiri ecara berlebih disertai preokupasi dalam berdandan dan berusaha agar dirinya tetap tampak muda, disertai rasa iri hati kronik dan mendalam terhadap orang lain. Kadang-kadang ada pula preokupasi dengan rasa nyeri dari berbagai keluhan Read more

Gangguan Kepribadian Paranoid

Kepribadian paranoid ialah suatu gangguan kepribadian dengan sifat curiga yang menonjol; orang seperti ini mungkin agresif dan setiap orang yang lain dianggap sebagai seorang agresor terhadapnya, ia harus mempertahankan dirinya. Ia bersikap sebagai pemberontak dan angkuh untuk menahan harga diri, sering ia mengancam orang lain sebagai akibat proyeksi rasa bermusuhannya sendiri. Dengan demikian ia kehilangan Read more

Gangguan Kepribadian Anankastik (Obsesif Kompulsif)

Terhambat dalam kemampuan menyatakan perasaan hangat dan lembut. Berperilaku perfeksionistik, yaitu mengejar kesempurnaan dalam melakukan tugas dan pekerjaan. Sikap mereka ragu-ragu, tidak tegas. Hubungan sehari-hari bercorak konvensional, resmi dan serius. Orang semacam ini selalu menolak melaksanakan kewajiban karena ia ragu-ragu atau takut disalahkan apabila hasil yang dicapai ternyata kurang baik. Kekakuan dan kekeras kepalaan, preokupasi Read more

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN MENURUT ERIK H. ERIKSON Teori perkembangan kepribadian yang dikemukakan Erik Erikson merupakan salah satu teori yang memiliki pengaruh kuat dalam psikologi. Bersama dengan Sigmund Freud, Erikson mendapat posisi penting dalam psikologi. Hal ini dikarenakan ia menjelaskan tahap perkembangan manusia mulai dari lahir hingga lanjut usia; satu hal yang tidak dilakukan oleh Freud. Selain Read more

Gangguan Kepribadian Emosional Tak Stabil (Ambang)

Pasien dengan gangguan kepribadian ambang (emosional tidak stabil) berada pada perbatasan antara neurosis dan psikosis. Suatu gangguan kepribadian di mana terdapat kecenderungan yang mencolok untuk bertindak secara impulsive tanpa mempertimbangkan konsekuensi, bersamaan dengan ketidakstabilan afek. Dua varian dari gangguan kepribadian ini telah ditentukan dan keduanya mempunyai persamaan motif umum berupa impulsivitas dan kekurangan pengendalian diri. Read more