Beberapa Jenis Klasifikasi

1. Klasifikasi sistem alami Klasifikasi sistem alami dikemukakan oleh Aristoteles. Aristoteles membagi makhluk hidup menjadi 2 kigdom, yaitu hewan dan tumbuhan. Aristoteles membagi hewan menjadi beberapa kelompok berdasarkan habitat dan perilakunya. Sedangkan tumbuhan dikelompokkan berdasarkan ukuran dan strukturnya. Kingdom tumbuhan dibagi menjadi 3 devisi, yaitu herba semak pohon. karena kurang teliti, klasifikasi menurut sistem ini Read more

Reproduksi Bakteri Secara Generatif dan Vegetatif

Reproduksi Seksual ( Generatif ) Reproduksi biologis atau reproduksi seksual dalah suatu proses biologis penggunaan seks secara rutin dimana individu organisme baru diproduksi. Reproduksi adalah cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan; setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses reproduksi oleh pendahulunya. Cara reproduksi secara umum dibagi menjadi dua jenis: Read more

Animalia Porifera – Coelenterata

Kingdom Animalia Ciri-ciri : Multiselular Heterotrof (ingest / difusi) Tidak memiliki dinding sel Umunya melakukan reproduksi seksual (2n) Memiliki jaringan saraf dan otot Eukariotik Bagian tubuhnya diikat oleh protein, eg: kolagen Pembagian jenis hewan secara sederhana : Simetri : Simetri radial : memiliki dorsal (sisi punggung) dan ventral (sisi perut) Pada Coelenterata dan Echinodermata Simetri bilateral : memiliki anterior (depan) dan posterior (belakang) selain dorsal dan ventral sehingga untuk mendapatkan bagian yang simetris pada tubuhnya hanya 1 sumbu Asimetris – Non simetris pada Porifera karena sekumpulan hewan menjadi satu Jaringan tubuh : Parazoa : tidak memiliki jaringan asli (antar sel tidak diikat oleh protein kolagen) Eumetazoa : memiliki jaringan asli Lapisan embrionik : (jaringan yang terbentuk saat embrio memasuki tahap grastula) Diploblastik : memiliki 2 lapisan embrionik (endoderm, eksoderm) pada Porifera dan Coelenterata Tripoblastik : memiliki 3 lapisan embrionik (endoderm ,ectoderm, mesoderm) Rongga tubuh : (rongga yang dilapisi mesoderm) Aselomata : tidak memiliki rongga tubuh pada Platyhelmintes Pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang dilapisi mesoderm dan endoderm pada Nemathelminthes Selomata ( Coelomata ) : memiliki rongga tubuh sejatidari Phyllum Anellida sampai Chordata Rangka Rangka hidrostatik : rangka berupa cairan yang memberi tekanan Eksoskleton : rangka berada di luar tubuh Endoskeleton : rangka berada di dalam tubuh dilapisi oto System respirasi dan sirkulasi Gastrovaskuler : memiliki saluran pencernaan sekaligus sirkulasi, respirasi dilakukan dengan difusi System sirkulasi terbuka : dilingkupi cairan sepanjang tubuhnya (hemolimfe) yang membasahi organ secara terbuka System sirkulasi tertutup : cairan (darah) berada dalam tabung-tabung tertutup (pembuluh) PHYLLUM PORIFERA Karakter: Porifera (porus = pori, fer = membawa) : hewan berpori Tubuh porifera tersusun atas lapisan epidermis (pinakosit), lapisan mesohil, koanosit, dan songosol. Lapisan epidermis berupa kumpulan sel pipih yang disebut pinakosit.