Goresan Pengorbanan – Sebuah Puisi Buah Karya Andrian Deri

Guru oh guru
Perjuanganmu sungguh mulia
Kala fajar terbelalak
Kau tunggangi vespamu
Menyibak kabut putih jalan
Acuhkan semua rintangan

Saat ku antri menunggu giliran
Suara geraman vespamu terdengar kejauhan
Saat engkau datang
Hanya wajah kusut
Dan handuk yang aku
Perlihatkan
Dan saat engkau menyapaku
Hanya senyuman beku yang ku berikan

Kadang aku malu melihatnya
Malu pada semua tingkahku
Oh… sungguh tak pantas!
Tak enak pula dilihat
Tak bisa aku bayangkan
Perasaan apa yang terlintas dalam pikirnya

Padahal…
Karena engkau aku bisa
Karena engkau aku berilmu
Karena engkau aku lulus
Karena engkau pula aku melanjutkan

Kini Ingatan hanya sekedar ingatan
Kini aku duduk di bangku sarjana
Semua itu aku bingkis dalam ornamen terindah
Potret SMA-ku yang manis
Dengan sejuta pengorbanan tergoreskan
Dalam benak jiwa raga
Yang tak akan terhapus oleh apapun
Karena tinta emas pekat yang tergoreskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *