Sajak-sajak Untuk Sahabat

berdiskusi pada angin, ia tak bergelimang solusi..tapi hembusannya menyegarkan. bertanya pada air, ia tak bergelimang bukti…

tapi alirannya meyakinkan. bersenda gurau pada api , ia tak bergelimang lelucon, tapi kobarannya menghangatkan. kita menyangka bahwa kita sedang dalam Kesendirian .. namun ..

sesungguhnya kita sedang ada di dalam pusaran keajaiban.

terlalu cepat bagi mereka yang menganggap hidup sebatas materialisme dan menempatkan materi di atas segalanya, dan terlalu lambat bagi mereka yang seringkali melewatkan hari-harinya demi usaha meraih materi…

maka tepatlah siapa yang berkata “kejarlah duniamu,seakan hidupmu seribu tahun lagi,dan,tuntutlah akhiratmu..seakan esok kematianmu”…

beratapkan senja.. berselimutkan malam.. bertopang pada langkah kaki.. telusuri nyanyian nasib..dalam irama sunyi tanpa batas.. bermimpi..mungkin dalam rangkaian esok akan ada suasana..

Merajuk ke Hati..disini kutemukan,ada IMAN yang jauh lebih baik..memulihkan sgala rasa ingin tahu yang menerawang di kepala..pada surga, jiwa pun bersenandung.

Bahkan ketika mata tlah tertutup , ku masih bisa memandangmu… dengan rasa.

bersama puisi ini…

selayaknya embun yang memberikan warna kesejukan ke dalam singgasana pagi ..

hingga pada mentari yang membawa secercah kehangatan dengan sinarnya..

Cinta .. tercipta dengan penuh keindahan..

indah..

ibarat rembulan yang memanjakan malam..

kala bintang berkilau , hadirkan cahaya di setiap gelap..

laksana hawa yang tercipta bagi sang adam..

bertahan diantara sejuta godaan dan ujian..

tegar di tengah kerasnya hukum kehidupan ..

Cinta ada..

Jauh sebelum kau berfikir tentang cinta..

Cinta ada..

Jauh sebelum kau mencari..

Cinta ada..

Jauh sebelum kau merasa membutuhkannya..
..
maka, pejamkanlah kedua matamu..

lalu katakan dengan hatimu..

“terima kasih atas satu cinta”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *