Contoh Proposal KBR (Kebun Bibit Rakyat)

A. LATAR BELAKANG

Hutan adalah sumber daya alam yang tidak terhingga, sebagai salah satu penyangga kehidupan sekaligus sebagai model pembangunan nasional. Hutan merupakan kekayaan milk bangsa yang tidak ternilai, sehingga hak-hak Negara atas hutan dan hasil hutannya perlu dijaga dan dipertahankan agar memiliki manfaat yang nyata dari aspek ekologi, sosia;, budaya, dan ekonomi secara seimbang dan dinamis.

Selain harus dipelihara dan dikelola dengan baik, hutan juga harus dilindungi secara berkesinambungan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia baik generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Agar fungsi hutan lindung, konsevasi, dan produksi dari hutan dapat tercapai secara maksimal dan lestari perlu dilakukan pengamanan hutan yang merupakan usaha untuk mencegah dan mengurangi kerusakan hutan dari segala bentuk gangguan, serta usaha untuk mempertahankan dan menjaga hak-hak Negara dan masyarakat atas hutan, kawasan hutan serta perangkat yang berhubungan dengan pengelolaan hutan.

Gangguan keamanan hutan disebabkan oleh beberapa factor diantaranya :

  1. pertambahan penduduk yang sangat pesat dan penyebaran yang tidak merata
  2. kepemilikan lahan pertanian yang semakin sempit
  3. krisis ekonomi yang kemudian menjadi multi krisis pangan
  4. semakin meningkatnya pengangguran yang akhirnya penduduk tidak segan menjarah hutan.
  5. lemahnya supremasi hukum terutama menyangkut proses hukum terhadap pelaku penjarahan hutan.

Desa banyuresmi merupakan satu wilayah yang secara geografis berada sekitar 700 M di atas permukaaan laut, serta berada pada DAS Cimanuk dengan banyak curah hujan sekitar 3.230 mm / tahun. Suhu rata-rata derah desa banyuresmi adalah 28o – 32o C. sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah petani. Adapun hasil pertanian daerah banyuresmi adalah jagung, padi , sayur-sayuran, dan lain-lain.

Desa Banyuresmi memiliki tanah yang cukup subur. Namun di sisi lain masih banyak lahan serta bukit-bukit gambut yang tidak produktif. Selama ini lahan tersebut tidak pernah dimanfaatkan secara maksimal oleh penduduk setempat. Karena lahan tersebut gundul dan musim hujan terus menerus, dikhawatirkan suatu saat akan mengalami longsor dan erosi sehingga membahayakan penduduk dan dapat menghambat akses jalan raya Kecamatan Banyuresmi.

Berdasarkan hal tersebut kami Kelompok Tani “NEGLASARI” bermaksud ingin mendirikan sebuah Kebuh Bibit Rakyat (KBR) , yang mana kegiatan utamanya adalah melakukan persemaian bibit kayu-kayuan, yang nantinya setelah cukup usia bibit kayu-kayuan tersebut akan ditanam pada lahan yang gundul dan tidak produktif. Dengan demikian tindakan tersebut merupakan tindakan preventif sebelum terjadi sesuatu yang dapat merugikan orang banyak.

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud Dan Tujuan

1.      Maksud

  1. meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya hutan
  2. menumbuhkan rasa saling percaya antara masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya hutan
  3. meningkatkan penghidupan masyarakat
  4. pemanfaatan hutan secara maksimal
  5. memecahkan masalah land terunial

2.      Tujuan

dengan adanya kebun bibit rakyat serta pengelolaan hutan bersama masyarakat yaitu terciptanya sebuah sinergisitas antara masyarakat dan pemerintah sehingga kelestarian hutan bisa tetap terjaga dan dapat dirasakan manffaatnya oleh semua kalangan masyarakat. Dengan harapan hutan dapat menjadi sumber devisa Negara yang tinggi.

C. LOKASI TEMPAT PENERBITAN

Adapun yang dijadikan tempat kebun bibit rakyat yaitu di Kp. Mengger RT : RW : kecamatan banyuresmi kabupaten garut.

D. MANFAAT YANG DIDAPATKAN

  1. Mencegah terjadinya kerusakan hutan
  2. Mencegah tejadinya erosi/banjir
  3. Menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat untuk selalu melestarikan hutan
  4. Menambah penghasilan bagi para petani hutan
  5. Terciptanya sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat perihal pengelolaan hutan secara Benar
  6. Menjaga agar sumber mata air di hutan debet airnya tetap stabil/tidak berkurang
  7. Memaksimalkan paran hutan sebagai penyangga bagi kehidupan manusia

E. KEBUTUHAN BIBIT

Adapupn yang dibuat untuk kegiatan/program kbr ini yaitu sekitar 50.000 batang (lima puluh ribu) dengan jenis bibit kayu-kayuan dan mpts diantaranya;

  1. Surian
  2. Mahoni
  3. Gemelina
  4. Alba
  5. Cempaka

F.  PENUTUP

Demikian proposal usulan kebun bibit rakyat kami sampaikan semoga mendapatkan respon positif dari pemerintah sehingga bisa menciptakan satu sinergisitas dalam rrangka merehalibitasi lahan hutan kritis yang ada di dekat tpa pasir bajing, semoga dengan adanya program kbr ini dapat lebih memotivasi masyarakat untuk senantiasa melestarikan hutan sebagai penyangga bagi kehidupan manusia, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *