Persaingan dan Perkembangan Jejaring Sosial.

Jika dulu anda punya sebuah Friendster, maka bertemulah dengan banyak teman di Friendster. Anda bisa berbagi cerita melalui Tulisan Komentar, ataupun Foto. Namun, fenomena pengguanaan salah satu jejaring dalam dunia maya ini ternyata tidak bertahan lama,kehadiran Facebook dengan berbagai applikasi menarik , mampu menggugah simpati para pengguna Friendster,tidak tanggung-tanggung, seiring dengan perkembangan para pengguna facebook, Friendster pun terancam punah. Sepertinya fenomena ini kembali terjadi di sekarang ini, kejayaan Facebook sebagai Jejaring terpavorit khalayak penghuni dunia maya terancam tersingkirkan oleh kehadiran jejaring sosial lainnya bernama Twitter. Jika melihat faktor apa saja yang mempengaruhi hal ini, bisa saja dikatakan para pengguna Facebook sudah mulai jenuh dengan applikasi yang tersedia, semisal : game, kuis aplikasi, gaya interaksi dan lainnya. Kejenuhan ini pun dijemput oleh kehadiran Twitter yang menyajikan cara main yang sangat simple… Anda hanya merangkai kalimat dengan 140 Karakter dan menunggu respon para tweeps (sapaan akrab untuk pengguna twitter) lainnya.Namun, menghilangkan facebook dari pilihan para penikmat internet, ternyata tak semudah saat kita dibuat lupa pada “friendster” saat itu. Jika anda berkata saat ini, orang-orang lebih memilih nongkrong di twitter, maka lihatlah pula, sebagian lagi yang masih betah bahkan sangat betah memainkan applikasi game yang tersedia di Facebook. Yah, bisa dikatakan interaksi sosial facebook memang berkurang karna adanya Twitter tapi, tidak dengan penggunaan gamenya.
3 Jejaring diatas adalah jejaring-jejaring yang sukses membius mata , fikiran , serta waktu para pengguna internet. Bayangkan saja, saat anda menemukan orang lain ataukah diri anda sendiri sedang sibuk bercengkrama dengan halaman pertemanan ini, tak tersadar berapa jam yang telah anda habiskan.

Fenomena seperti ini tentu saja menjadi lahan empuk bagi segenap pencipta situs jejaring, jangan heran jika anda menemukan berbagai macam tawaran untuk bergabung secara FREE pada situs-situs terkait. Bagi segenap pengguna, tentu saja yang kita inginkan hanyalah kepuasan, meluapkan segala yang tak bisa terluapkan dalam realitas kita sehari-hari, melepas penat, mencari hiburan dan semacamnya. Namun, tetap saja kita dituntut untuk memanfaatkan secara tepat jejaring sosial ini, hindari segala penyalahgunaan-penyalahgunaan yang bisa saja menimbulkan dampak negatif untuk diri sendiri terlebih lagi orang banyak.

Perkembangan jejaring ini sepertinya akan terus meningkat seiring persaingan yang semakin ketat. Setiap khalayak akan menunggu Jejaring selanjutnya yang akan menemani mereka menghabiskan hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *