Pengertian Penerbitan saham secara tunai

Penerbitan saham secara tunai dicatat dengan mendebitkan akus kas dan mengkreditkan akun modal saham sejumlah nominal yang diterbitkan. “Ketika jumlah kas yang diterima dari penjualan saham lebih besar dari nominal atau nilai yang dinyatakan, maka kelebihan tersebut akan dicatat tersendiri dengan mengkreditkan akun Tambahan Modal Disetor atau agio saham(additional paid-in capital). Akun tersebut akan selalu dilaporkan sepanjang saham yang terkait dengan akun tersebut tetap beredar. Ketika saham ditarik (retired), saldo modal saham beserta agio saham yang terkait biasanya dihapus.
Sebagai gambaran supaya teman2 mudah untuk memahami bahasan ini, asumsikan pndwr corporation menerbitkan 4.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal sebesar $1 pada tanggal 1 april 2005 dengan nilai sebesar $45.000. Ayat jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut :

2005
1 April Kas...................... 45.000
Saham biasa........ 4.000
Agio saham......... 41.000

Jika, dalam contoh tersebut, saham biasa tidak memiliki nilai nominal tetapi memiliki nilai yang dinyatakan $1, maka ayat jurnalnya akan sama saja. Umumnya, saham dicatat sebesar nilai nominal atau nilai yang dinyatakannya. Meskipun demikian, jika tidak ada nilai yang ditetapkan, maka seluruh jumlah kas yang diterima pada penjualan saham dicatat dengan menkreditkan akun modal saham, dan tidak ada agio saham atas saham tersebut. Dengan mengasumsikan pndwr corporation adalah saham biasa yangn tidak memiki nilai nominal maupun nilai yang ditetapkan, maka ayat jurnal untuk mencatat penjualan 4.000 lembar seharga $45.000 adalah sebagai berikut :

2005
1 April Kas........................ 45.000
Saham biasa.......... 45.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *