Bahasa Serapan pada Ejaan

Bahasa Serapan

Bahasa Indonesia menyerap unsur dari berbagai bahasa lain, baik dari bahasa daerah di Indonesia maupun dari bahasa asing seperti Inggris, Belanda, Arab, dan Sanskerta. Unsur pinjaman tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar: unsur pinjaman yang belum sepenuhnya terserap, serta unsur pinjaman yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.

Penyesuaian ejaan

Tanpa perubahan

ae jika tidak bervariasi dengan e. Contoh: aerobe → aerob.
ai
au
e
ea
ei
eo
eu
f
i jika di awal suku kata di muka vokal. Contoh: ion → ion.
ie jika lafalnya bukan i. Contoh: variety → varietas.
kh (Arab)
ng
ps
pt
u
ua
ue
ui
uo
v
x, jika di awal kata. Contoh: xenon → xenon.
y, jika lafalnya y. Contoh: yen → yen.
z.

Dengan perubahan

aa (Belanda) → a. Contoh: octaaf → oktaf.
ae → e, jika bervariasi dengan e. Contoh: haemoglobin → hemoglobin.
c → k, jika di muka a, u, o, dan konsonan. Contoh: crystal → kristal.
c → s, jika di muka e, i, oe, dan y. Contoh: cylinder → silinder.
cc → k, jika di muka o, u, dan konsonan. Contoh: accumulation → akumulasi.
cc → ks, jika di muka e dan i. Contoh: accent → aksen.
ch dan cch → k, jika di muka a, o, dan konsonan. Contoh: saccharin → sakarin.
ch → s, jika lafalnya s atau sy. Contoh: machine → mesin.
ch → c, jika lafalnya c. Contoh: check → cek.
ç[1] (Sansekerta) → s. Contoh: çāstra → sastra.
ee (Belanda) → e. Contoh: systeem → sistem.
gh → g. Contoh: sorghum → sorgum.
gue → ge
ie (Belanda) → i, jika lafalnya i. Contoh: politiek → politik.
oe (oi Yunani) → e
oo (Belanda) → o. Contoh: komfoor → kompor.
oo (Inggris) → u. Contoh: cartoon → kartun.
oo (vokal ganda) tetap. Contoh: zoology → zoologi.
ph → f. Contoh: phase → fase.
q → k
rh → r. Contoh: rhetoric → retorika.
sc → sk, jika di muka a, o, u, dan konsonan. Contoh: scriptie → skripsi.
sc → s, jika di muka e, i, dan y. Contoh: scenography → senografi.
sch → sk, jika di muka vokal. Contoh: schema → skema.
t → s, jika di muka i. Contoh: ratio → rasio.
th → t. Contoh: methode → metode.
uu → u. Contoh: vacuum → vakum.
v (Sanskerta) → w atau v
x → ks, jika tidak di awal kata. Contoh: exception → eksepsi.
xc → ksk, jika di muka a, o, u, dan konsonan. Contoh: excavation → ekskavasi.
y → i, jika lafalnya i. Contoh: dynamo → dinamo.
konsonan ganda menjadi konsonan tunggal, kecuali jika dapat membingungkan. Contoh: effect → efek, mass → massa.

Penyesuaian akhiran

Tanpa perubahan
-anda, -andum, -endum
-ar
-ase, -ose
-ein
-ein. Contoh: protein → protein.
-et
-or. Contoh: dictator → diktator.
-ot

Dengan perubahan

-(a)tion, -(a)tie (Belanda) → -(a)si. Contoh: action, actie → aksi.
-aat (Belanda) → -at. Contoh: plaat → pelat.
-able, -ble → -bel
-ac → -ak
-acy, -cy → -asi, -si
-age → -ase. Contoh: percentage → persentase.
-air → -er
-al, -eel (Belanda), -aal (Belanda) → -al. Contoh: formeel → formal.
-ance, -ence → -ans, -ens (yang bervariasi dengan -ancy, -ency)
-ancy, -ency → -ansi, -ensi (yang bervariasi dengan -ance, -ence)
-ant → -an. Contoh: accountant → akuntan.
-archy, -archie (Belanda) → -arki. Contoh: anarchy, anarchie → anarki.
-ary, -air (Belanda) → -er. Contoh: primary, primair → primer.
-asm → -asme
-ate → -at
-eel (Belanda) → -el, jika tak ada padanan dalam bahasa Inggris.
-end → -en
-ete, -ette → -et
-eur (Belanda), -or → -ur, -ir. Contoh: director, directeur → direktur.
-eus (Belanda) → -us
-ic, -ique → -ik
-icle → -ikel
-ics, -ica → -ik, -ika. Contoh: logic, logica → logika.
-id, -ide → -ida
-ief, -ive → -if. Contoh: descriptive, descriptief → deskriptif.
-iel, -ile, -le → -il. Contoh: percentile → persentil.
-ific → -ifik
-isch, -ic → -ik. Contoh: elektronic → elektronik
-isch, -ical → -is. Contoh: optimistisch, optimistical → optimistis
-ism, -isme (Belanda) → -isme. Contoh: modernism, modernisme → modernisme.
-ist → -is. Contoh: egoist → egois.
-ite → -it
-ity → -itas
-logue → -log. Contoh: dialogue → dialog.
-logy, -logie → -logi. Contoh: analogy, analogie → analogi.
-loog (Belanda) → -log. Contoh: epiloog → epilog.
-oid, -oïde (Belanda) → -oid. Contoh: hominoid, hominoide → hominoid.
-oir(e) → -oar. Contoh: trottoir → trotoar.
-ous ditanggalkan
-sion, -tion → -si
-sy → -si
-ter, -tre → -ter
-ty, -teit → -tas [2]. Contoh: university, universiteit → universitas.
-ure, -uur → -ur. Contoh: premature, prematuur → prematur.

Penyesuaian awalan

Tanpa perubahan

a-, ab-, abs- (”dari”, “menyimpang dari”, “menjauhkan dari”)
a-, an- (”tidak”, “bukan”, “tanpa”)[3]
am-, amb- (”sekeliling”, “keduanya”)
ana-, an- (”ke atas”, “ke belakang”, “terbalik”)
ante- (”sebelum”, “depan”) [4]
anti-, ant- (”bertentangan dengan”)
apo- (”lepas”, “terpisah”, “berhubungan dengan”)
aut-, auto- (”sendiri”, “bertindak sendiri”)[5]
bi- (”pada kedua sisi”, “dua”)[6]
de- (”memindahkan”, “mengurangi”)
di- (”dua kali”, “mengandung dua …”)
dia- (”melalui”, “melintas”)
dis- (”ketiadaan”, “tidak”)
em-, en- (”dalam”, “di dalam”)
endo- (”di dalam”)
epi- (”di atas”, “sesudah”)
hemi- (”separuh”, “setengah”)
hemo- (”darah”)
hepta- (”tujuh”, “mengandung tujuh”) [7]
hetero- (”lain”, “berada”)
im-, in- (”tidak”, “di dalam”, “ke dalam”)
infra- (”bawah”, “di bawah”, “di dalam”)
inter- (”antara”, “saling”)[8]
intro- (”dalam”, “ke dalam”)
iso- (”sama”)
meta- (”sesudah”, “berubah”, “perubahan”)
mono- (”tunggal”, “mengandung satu”)[9]
pan-, pant-, panto (”semua”, “keseluruhan”)
para- (”di samping”, “erat berhubungan dengan”, “hampir”)
penta- (”lima”, “mengandung lima”)[10]
peri- (”sekeliling”, “dekat”, “melingkupi”)
pre-(”sebelum”, “sebelumnya”, “di muka”)[11]
pro- (”sebelum”, “di depan”)
proto- (”pertama”, “mula-mula”)
pseudo-, pseud- (”palsu”)
re- (”lagi”, “kembali”)[12]
retro- (”ke belakang”, “terletak di belakang”)
semi- (”separuhnya”, “sedikit banyak”)
sub-[13](”bawah”, “di bawah”, “agak”, “hampir”)
super-, sur- (”lebih dari”, “berada di atas”)
supra- (”unggul”, “melebihi”)
tele- (”jauh”, “melewati”, “jarak”)
trans- (”ke/di seberang”, “lewat”, “mengalihkan”)
tri- (”tiga”)
ultra- (”melebihi”, “super”)
uni- (”satu”, “tunggal”)
[sunting] Dengan perubahan
ad-, ac- → ad-, ak- (”ke”, “berdekatan dengan”, “melekat pada”)
cata- → kata- (”bawah”, “sesuai dengan”)
co-, com-, con- → ko-, kom-, kon- (”dengan”, “bersama-sama”, “berhubungan dengan”)
contra- → kontra- (”menentang”, “berlawanan”)
ec-, eco- → ek-, eko- (”lingkungan hidup”)
ex- → eks- (”sebelah luar”, “mengeluarkan”)
exo-, ex- → ekso-, eks- (”di luar”)
extra- → ekstra- (”di luar”)
hexa- → heksa- (”enam”, “mengandung enam”)
hyper- → hiper- (”di atas”, “lewat”, “super”)
hypo- → hipo- (”bawah”, “di bawah”)
poly- → poli- (”banyak”, “berkelebihan”)
quasi- → kuasi- (”seolah-olah”, “kira-kira”)
syn- → sin- (”dengan”, “bersama-sama”, “pada waktu”)

Penyerapan dengan penerjemahan

a- → tak-. Contoh: asymetric → tak simetri
ante- → purba-. Contoh: antedate → purbatanggal
anti- → prati-. Contoh: antibiotics → pratirasa
auto- → swa-. Contoh: autobiography → swariwayat
de- → awa-. Contoh: demultiplexing → awa-pemultipleksan
bi- → dwi-, bi-. Contoh: bilingual → dwibahasa
inter- → antar-, inter-. Contoh: international → antarbangsa
mal- → mal-, mala-. Contoh: malnutrition → malagizi, malnutrisi
post- → pasca-. Contoh: postgraduate → pascasarjana
→ purna-. Contoh: purnawirawan
pre- → pra-. Contoh: prehistory → prasejarah
re- → -ulang. Contoh: recalculate → hitung ulang
-ble → laik-. Contoh: edible → laik-santap
-like → lir-, bak-. Contoh: jelly-like → liragar
-less → nir-, awa-, mala-, tan-. Contoh: seedless → nirbiji; colourless → awawarna, tanwarna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *