Makna Kata Ulang Dalam Bahasa Indonesia

Macam-macam makna atau nosi kata ulang, di antaranya sebagai berikut.

  1. Kata ulang yang menyatakan `banyak tidak menentu`.
    Contoh:
    – Di tempat kakek, terdapat pepohonan yang rimbun dan lebat sekali.
    – Pulau-pulau yang ada di dekat perbatasan dengan negara lain perlu diperhatikan oleh pemerintah.
  2. Kata ulang yang menyatakan `sangat`.
    Contoh:
    – Jambu merah Pak Alex besar-besar dan memiliki kenikmatan yang tinggi.
    – Anak kelas IX orangnya malas-malas dan sangat tidak koperatif.
  3. Kata ulang yang menyatakan `paling`.
    Contoh:
    – Setinggi-tingginya Agus naik pohon, pasti dia akan turun juga.
    – Zambada dan Edowa mencari kecu sebanyak-banyaknya untuk makanan ikan cupang kesayangannya.
  4. Kata ulang yang menyatakan `mirip` / `menyerupai` / `tiruan`.
    Contoh:
    – Marcel membuat kapal-kapalan dari kertas yang dibuang Pak Mulyanto tadi pagi.
    – Ricky main rumah-rumahan bersama Rexy seharian di halaman rumah.
  5. Kata ulang yang menyatakan `saling` atau `berbalasan`(resiprok).
    Contoh:
    – Ketika mereka berpacaran selalu saja cubit-cubitan sambil tertawa.
    – Saat lebaran biasanya keluarga di RT IV kunjung-kunjungan satu sama lain.
  6. Kata ulang yang menyatakan `bertambah` atau `makin`.
    Contoh:
    – Biarkan dia main hujan! Lama-lama dia akan bosan juga.
    – Ayah meluap-luap emosinya ketika tahu dirinya masuk perangkap penipu kartu kredit.
  7. Kata ulang yang menyatakan `waktu` atau `masa`.
    Contoh:
    – Orang katro dan ndeso itu datang ke rumahku malam-malam.
    – Datang-datang dia langsung tidur di kamar karena kecapekan.
  8. Kata ulang yang menyatakan `berusaha` atau `penyebab`.
    Contoh:
    – Setelah kejadian itu dia menguat-nguatkan diri mencoba untuk tabah.
  9. Kata ulang yang menyatakan `terus-menerus`
    Contoh:
    – Anjing buduk dan rabies itu suka mengejar-ngejar anak kecil yang lewat di dekat kandangnya yang bau.
    – Lina selalu bertanya-tanya pada dirinya apakah kesalahannya pada Hany dapat termaafkan.
  10. Kata ulang yang menyatakan `agak` (melemahkan arti).
    Contoh:
    – Karena berjalan sangat jauh kaki Putra sakit-sakit semua.
    – Jangan tergesa-gesa begitu dong, nanti jatuh!
  11. Kata ulang yang menyatakan `beberapa`.
    Contoh:
    – Sudah bertahun-tahun nenek tua itu tidak bertemu dengan anak perempuannya yang pergi ke Hongkong.
    – Mas Agung berminggu-minggu tidak apel ke rumahku. Ada apa ya?
  12. Kata ulang yang menyatakan `sifat` atau `agak`.
    Contoh:
    – Lagak si bencong itu kebarat-baratan kayak dakocan.
    – Wajahnya terlihat kemerah-merahan ketika pujaan hatinya menyapa dirinya.
  13. Kata ulang yang menyatakan `himpunan pada kata bilangan`.
    Contoh:
    – Coba kamu masukkan gundu bopak itu seratus-seratus ke dalam tiap plastik!
    – Jangan beli makanan banyak-banyak, Nak, nanti uang sakumu habis!
  14. Kata ulang yang menyatakan `bersenang-senang` atau `santai`
    Contoh:

    – Dari tadi padi Filo kerjanya cuma tidur-tiduran di sofa.
    – Ular naga panjangnya bukan kepalang berjalan-jalan selalu riang kemari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *