Mengenal Lebih Jauh Tentang Petai

petai 3 Mengenal Lebih Jauh Tentang PetaiLebih mudah melihat manfaat dari petai jika ia dipecah menjadi komponen-komponen kesehatannya yaitu : gula, serat, triptofan, vitamin B6, besi, kalium, dan komponen antasida. Berdasarkan fungsi dari komponen ini, maka petai dapat membantu pemulihan depresi, anti kanker, sindrom pramenstruasi (PMS), tekanan darah, diabetes, kegemukan dan konstipasi.

Manfaat utama petai sesungguhnya adalah efek antibakteri dan antijamurnya pada ginjal, ureter dan kandung kemih. Senyawa antibakteri dan antijamur ini adalah polisulfida siklis, yang strukturnya adalah 1,2,4-trithiolane, 1,2,4,6-tetrathiepane, 1,2,3,5,6-pentathiepane (lenthionine), 1,2,4,5,7,8-heksathionane dan pentathiocane.

Petai juga mengandung asam dikrostasinik, asam jengkolik dan asam thiozolidine-4-karboksilik. Kandungan asam thiozolidine-4-karboksilik terbukti secara eksperimental dan klinis sebagai agen anti kanker.

Beberapa klaim manfaat petai berikut harus dikaji ulang dan kemungkinan di buat-buat saja atau semata efek plasebo : meningkatkan kekuatan otak, kelelahan, penyakit hati, lemas, gigitan nyamuk, kegelisahan, magh, pengendali suhu, gangguan afektif musiman, kecanduan merokok, stress, stroke, dan bisul.

Walaupun banyak manfaat petai bagi tubuh manusia, memakan petai terlalu banyak dapat memberi dampak negatif karena tingginya kandungan asam amino dalam petai. Kandungan asam amino berlebih dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan saringan ginjal di tubuh. Kandungan asam jengkolik (yang juga ditemukan pada jengkol) pada petai dapat memblokir tubula uriner karena rendahnya keterlarutannya, sehingga menyebabkan rasa sakit, haematuria dan bahkan kematian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *